Beranda
BATAK NEWS
DUNIA POLITIK
NELAYAN BOCORKAN NAMA TERKAIT PAGAR LAUT 30 KM

NELAYAN BOCORKAN NAMA TERKAIT PAGAR LAUT 30 KM

 

Daftar Nama yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri soal Kasus Pagar Laut 30,16 Km

 Jakarta, MI - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengadukan PT Agung Sedayu Group dan gerombolannya ke Bareskrim Polri atas dugaan pemasangan pagar laut sepanjang 30,16 km di Tangerang, Jumat (17/1/2025).
 Selain Muhammadiyah, aduan itu juga diajukan oleh PBHI, LBH Jakarta, WALHI, KIARA, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan, Komunitas Demokrasi Tangerang, IMM Fakultas Hukum UMT, Formi, Generasi Muda Matelau Anwar, dan IM57.
 Laporan yang berdasarkan bukti video menunjukkan pekerja menyebutkan nama Agung Sedayu itu dilayangkan karena pagar laut tersebut dianggap merusak lingkungan, mengganggu nelayan, dan tidak memiliki izin resmi, sehingga diperlukan investigasi mendalam untuk mengungkap dalangnya.
 Dalam laporannya, Muhammadiyah mengadukan Agung Sedayu Group lantaran disebut sebagai dalang pemasangan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Kabupaten Tangerang, Banten.

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH PP Muhammadiyah Gufroni mengatakan dugaan itu didasarkan pada sebuah bukti video Menurut Gufroni, dalam video itu terlihat seorang pekerja sedang mengumpulkan bambu dan menyebut nama Agung Sedayu saat ditanya oleh seseorang dalam video,
 la menjelaskan, alasan pengaduan itu karena pagar di laut itu dianggap merusak lingkungan dan mengganggu nelayan. Selain itu ia menyebutkan dari konstruksi pagar terlihat bahwa pemasangan dilakukan dengan profesional.
 "Batang bambunya ini sangat keras sekali, bukan batang bambu biasa. Bahkan kami teman-teman sudah mencoba untuk mencabut ya, tapi ternyata luar biasa tidak bisa dicabut,'" tandasnya
 Adapun nama-nama yang diadukan adalah:
Ali Hanafi Wijaya.
Ali bukan hanya terkait dengan kasus pemagaran laut, tetapi juga dengan isu pembebasan lahan yang dinilai sangat intimidatif. Harga pembebasan lahan yang ditawarkan bahkan disebut sangat rendah, hanya sekitar Rp50.000 per meter.

Engcun alias Gojali Dia terkenal dekat dengan Ali Hanafi.
 Mandor Memet Mandor Memet sebagai pelaksana di lapangan untuk mempekerjakan pekerja bambu.
 "Jadi ini satu tim, Mandor Memet yang di lapangan, kemudian difasilitasi oleh Engcun alias Gojali, kemudian soal pendanaan dan struktur oleh Ali Hanafi. Tinggal dikonfirmasi, mudah-mudahan itu benar adanya," kata Gufroni.
 Arsin Arsin adalah Kepala Desa Kohot, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang. Dia diduga terlibat dalam aktifitas pemagaran laut
 Sandi Martapraja Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP) ini ebelumnya mengklaim pemagaran bambu ini adalah swadaya, dalam rangka mencegah abrasi.
 Namun, Gufroni meyakini Sandi bukan pelaku utama. Dia hanyalah orang yang disuruh, dan dijadikan semacam tameng atau pasang badan untuk pelaku sesungguhnya


Selain Sandi, ada Tarsin yang juga di cap sebagai orang suruhan. Gufroni menegaskan bahwa nama-nama yang diadukan merupakan hasil temuan dari sejumlah video yang beredar di media sosial,
 "Kami menduga, orang-orang yang muncul atau disebut dalam video tersebut memiliki keterlibatan dalam pembangunan pagar laut ini. Jadi yang kami sebutkan adalah bersumber dari sosial media. Jadi supaya penyidik bisa menelusuri lebih dalam, karena ini sangat viral di Kabupaten Tangerang,"'jelasnya
 Agung Sedayu Group sebelumnya telah membantah terlibat pemagaran laut. Kuasa Hukum Agung Sedayu, Muannas Alaidid, sebelumnya mengklaim kliennya berkomtimen terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
 Sementara itu manajemen Pantai Indah Kapuk 2 yang mengelola kawasan elit di sekitar tanggul laut sebelumnya membantah terlibat dalam pemagaran:
 KKP pun sudah menyegel pagar laut itu pada Kamis (9/1). Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono menyebut penyegelan ini atas perintah Presiden Prabowo Subianto, serta arahan langsung Venteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.




Tidak ada komentar

Berkomentarlah sesuai dengan topik dengan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti.